Dalam sebuah hadis Qudsi, Allah berfirman..
" Apabila telah AKU berikan musibah kepada salah seorang hambaKU pada badannya, hartanya, atau anaknya, kemudian dia menerima dengan sabar yang sempurna, AKU merasa malu untuk menegakkan timbangan baginya pada Hari Kiamat atau membukakan buku catatan amal ibadahnya "
(Hadis Riwayat Dailami, Al Hakim dan Tarmizi)
Wahai anak adam
Ketahuilah..
Di saat engkau rasa 'tersepit'
Allah sedang mengujimu
DIA 'melihat' tahap keredhaanmu
DIA 'memerhati' kekuatan imanmu
Detik2 engkau 'terhimpit'
Allah masih lagi 'melihat'
Dan DIA masih lagi 'memerhati'
Bisakah engkau mengalah
Andai engkau 'tersepit' dan 'terhimpit'
Dan membiarkan Allah 'melihatmu'
Diasak lemah
Dihujani resah
Diselubungi gelisah
Berhenti..
Dan beristigfar lah..
Lebih baik bagimu mencari
Kekuatan ruh
Ketenangan akal
Keharmonian hati
Ketahuilah..
Di saat engkau rasa 'tersepit'
Allah sedang mengujimu
DIA 'melihat' tahap keredhaanmu
DIA 'memerhati' kekuatan imanmu
Detik2 engkau 'terhimpit'
Allah masih lagi 'melihat'
Dan DIA masih lagi 'memerhati'
Bisakah engkau mengalah
Andai engkau 'tersepit' dan 'terhimpit'
Dan membiarkan Allah 'melihatmu'
Diasak lemah
Dihujani resah
Diselubungi gelisah
Berhenti..
Dan beristigfar lah..
Lebih baik bagimu mencari
Kekuatan ruh
Ketenangan akal
Keharmonian hati
* Ana cukup suka Hadis ini.. Setiap kali baca, pasti timbul kekuatan apabila berada di ambang kelemaha.. Syukur pada Allah..
No comments:
Post a Comment